Membangun Kepekaan Gender di Lingkup Perguruan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.37950/ijd.v5i1.404Keywords:
gender, sensitivity, equalityAbstract
Abstract                                      Â
This research contains reflections and analysis of research on building gender sensitivity within Sriwijaya Buddhist College. Gender issues are important considering the urgency of gender equality must continue to be pursued, especially in the scope of higher education. Gender sensitivity is important to become the mentality of each academic community so that gender injustice and discrimination can be avoided in the implementation of campus life activities. With gender sensitivity we become aware not to make or even criticize stereotypes that imply injustice or inequality as an assumption that should be done or a truth. With campus academic community informants, exposure is obtained regarding the forms and attitudes that can be a reference for building gender sensitivity in the campus environment. This type of research is descriptive qualitative through observation, interviews and documentation which will obtain an overview of the meaning, forms and attitudes needed to build gender sensitivity in the campus environment.
Keywords: Â gender, sensitivity, equality
Â
Abstrak
Penelitian ini berisi tentang refleksi dan analisis penelitian membangun kepekaan gender di lingkup kampus STABN Sriwijaya. Isu gender adalah hal yang penting mengingat urgensi kesetaraan gender haruslah terus diupayakan khususnya dalam lingkup perguruan tinggi. Kepekaan gender penting menjadi mentalitas masing-masing sivitas akademik sehingga ketidakadilan maupun diskriminasi gender dapat dihindarkan dalam pelaksanaan kegiatan kehidupan kampus. Dengan kepekaan gender kita menjadi sadar untuk tidak menjadikan atau bahkan mengkritisi stereotipe yang menyiratkan ketidakadilan atau ketimpangan sebagai anggapan yang seharusnya dilakukan atau sebuah kebenaran. Dengan informan sivitas akademik kampus, maka diperoleh paparan mengenai bentuk dan sikap yang dapat menjadi acuan untuk membangun kepekaan gender di lingkup kampus. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang nantinya memperoleh gambaran mengenai makna, bentuk-bentuk dan sikap yang diperlukan untuk membangun kepekaan gender di lingkup kampus.
Kata kunci: gender, kepekaan, kesetaraan.
References
Aliah Darma, Y., & Astuti, S. (2021). Pemahaman Konsep Literasi Gender. Tasikmalaya: Langgam Pustaka.
Fakih, M. (2020). Analisis Gender & Transformasi Sosial. INSISTPress.
Farida, H. (2018). Kajian & Dinamika Gender. Malang: Intrans Publishing.
Hardianti, F. Y., Efendi, R., Lestari, P. D., & Puspoayu, E. S. (2021). Urgensi Percepatan Pengesahan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual. Jurnal Suara Hukum, 26-52.
Haruna, R. (2018). Literasi Gender di Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi. Jurnal Tabligh, 96-105.
Haryanto, S. (2017, November). Kekerasan Simbolik Berbasis Gender dalam Budaya Pop Indonesia. In Seminar Nasional FISIP Unila.
Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif (Untuk Ilmu-Ilmu Sosial). Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.
Komnas Perempuan. (2021). Catatan Tahunan Tentang Kekerasan terhadap Perempuan 2020: Perempuan Dalam Himpitan Pandemi: Lonjakan Kekerasan Seksual, Kekerasan Siber, Perkawinan Anak dan Keterbatasan Penanganan di Tengah COVID-19. Jakarta. Komnas Perempuan.
Qomar, M. (2022). Metolodogi Penelitian Kualitatif. Inteligensia Media (Intrans Publishing Group).
Shodiq, S. F. (2021). Pengaruh Kepekaan Sosial terhadap Pengembangan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat. Jurnal Basicedu, 5648-5659.
Statistik, B. P. (2021). Kajian Penghitungan Indeks Ketimpangan Gender 2021. Jakarta: BPS RI.
Sugiyono, P. D. (2020). Metode Penelitian Kualitatif : Untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif). Bandung: Penerbit Alfabeta Bandung.
Sumar, W. W. T. (2015). Implementasi kesetaraan gender dalam bidang pendidikan. Jurnal Musawa IAIN Palu, 7(1), 158-182.
Yaqin, M. A. (2019). Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. LKis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with International Journal of Demos (IJD) agree to the following Open Access terms:
- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution- 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
