Dampak Pembangunan Jalan KSB terhadap Aksesibilitas dan Aktivitas Masyarakat Kota Serang: Analisis dalam Perspektif Teori Pembangunan Dusseldorp

Authors

  • Yordanius Yusuf Hutabarat universitas sultan Ageng tirtayasa
  • Muhammad Jaddan Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Muhammad Satrio A W Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Rachel Aulia Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Prilly Sakinah Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v5i2.735

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pembangunan Jalan KSB terhadap aksesibilitas dan aktivitas masyarakat Kota Serang. Pembangunan jalan merupakan salah satu bentuk intervensi infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Jalan KSB memberikan dampak positif terhadap peningkatan aksesibilitas masyarakat, ditandai dengan kemudahan mobilitas, meningkatnya kenyamanan perjalanan, serta lebih mudahnya akses menuju fasilitas publik. Pembangunan jalan juga berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi melalui kelancaran distribusi barang dan jasa serta munculnya peluang usaha baru. Dari aspek sosial, peningkatan konektivitas wilayah mendorong interaksi masyarakat yang lebih luas. Namun demikian, pembangunan jalan juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan berupa peningkatan volume kendaraan dan perubahan penggunaan lahan. Berdasarkan Teori Pembangunan Dusseldorp, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur yang dibangun, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat dan keberlanjutan pengelolaan hasil pembangunan.

Kata Kunci: aksesibilitas, pembangunan jalan, aktivitas masyarakat.

References

Apriliyaningsih, S., Eli Apud Saepudin, Rossa Amelia Putri, Arina Karmelia, & Masri Ramadila Sandi. (2025). Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol Evaluasi Dampak Pembangunan Jalan Tol Terhadap Peningkatan Konektivitas Antar Daerah, Pertumbuhan Ekonomi Regional, serta Dampaknya Terhadap Masyarakat dan Lingkungan Hidup. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), 44-53. https://doi.org/10.63822/qczaj286

Amri, K. (2020). Infrastruktur jalan dan kesempatan kerja di Indonesia: Pendekatan vector autoregressive. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 17(1), 85-97.

Badan Pusat Statistik Kota Serang. (2024). Kota Serang dalam angka 2024. BPS Kota Serang.

Banister, D. (2008). The sustainable mobility paradigm. Transport Policy, 15(2), 73-80. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2007.10.005

Bertolini, L., le Clercq, F., & Kapoen, L. (2005). Sustainable accessibility: A conceptual framework to integrate transport and land use plan-making. Two test-applications in the Netherlands and a reflection on the way forward. Transport Policy, 12(3), 207-220. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2005.01.006

Black, W. R. (2010). Sustainable transport: Problems and solutions. Guilford Press.

Button, K. (2010). Transport economics (3rd ed.). Edward Elgar Publishing.

Boisjoly, G., & El-Geneidy, A. (2017). How to get there? A critical assessment of accessibility objectives and indicators in metropolitan transportation plans. Transport Policy, 55, 38-50. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2016.12.011

Castells, M. (2010). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

https://doi.org/10.1002/9781444319514

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/research-design/book246125

Cui, M., & Levinson, D. (2019). Measuring full cost accessibility by auto. Journal of Transport and Land Use, 12(1), 741-761. https://doi.org/10.5198/jtlu.2019.1495

Curl, A., Nelson, J. D., & Anable, J. (2011). Does accessibility planning address what matters? A review of current practice and practitioner perspectives. Research in Transportation Business & Management, 2, 3-11. https://doi.org/10.1016/j.rtbm.2011.07.001

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2020). Pedoman perencanaan teknis jalan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dusseldorp, Van D.B.W.M. dan Staveren, Van J.M. 1980. Framework for Regional Planning in Developing Countries. Netherland: International Institute for Land Reclamation and Improvement/ILRI, Wagenigen.

El-Geneidy, A., Levinson, D., Diab, E., Boisjoly, G., Verbich, D., & Loong, C. (2016). The cost of equity: Assessing transit accessibility and social disparity using total travel cost. Transportation Research Part A: Policy and Practice, 91, 302-316. https://doi.org/10.1016/j.tra.2016.07.003

Geurs, K. T., & van Wee, B. (2004). Accessibility evaluation of land-use and transport strategies: Review and research directions. Journal of Transport Geography, 12(2), 127-140. https://doi.org/10.1016/j.jtrangeo.2003.10.005

Hanasi, R. A., Harun, A., Abdullah, S. N. P., Yulita, Y., Mahmud, N., Mareteng, S. M., & Ahaya, F. (2026). Analisis Kebijakan dan Implementasi Pembangunan Jalan Tol di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Dampak Sosial-Ekonomi . Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 1536–1543. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.36271

Handy, S. (2020). Is accessibility an idea whose time has finally come? Transportation Research Part D: Transport and Environment, 83, 102319. https://doi.org/10.1016/j.trd.2020.102319

Kajian Studi Literatur Implementasi Kebijakan Pemeliharaan Infrastruktur Jalan Raya Terhadap Keberlanjutan Mobilitas Masyarakat Perkotaan di Indonesia. (2026). JURNAL DAKTILITAS, 5(2), 19-31. https://doi.org/10.36563/3ekygp54

Kementerian Pekerjaan Umum. (2014). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan. Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

Khisty, C. J., & Lall, B. K. (2003). Transportation engineering: An introduction (3rd ed.). Prentice Hall.

Kwan, M. P. (1998). Space-time and integral measures of individual accessibility: A comparative analysis using a point-based framework. Geographical Analysis, 30(3), 191-216. https://doi.org/10.1111/j.1538-4632.1998.tb00396.x

Kodoatie, R. J. (2005). Pengantar Manajemen Infrastruktur. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Levinson, D. M., & Wu, H. (2020). Towards a general theory of access. Journal of Transport and Land Use, 13(1), 129-158. https://doi.org/10.5198/jtlu.2020.1660

Litman, T. (2013). Transportation and public health. Annual Review of Public Health, 34, 217-233. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-031912-114502

Lucas, K. (2012). Transport and social exclusion: Where are we now? Transport Policy, 20, 105-113. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2012.01.013

Martens, K. (2017). Transport justice: Designing fair transportation systems. Routledge.

Morlok, E. K. (1991). Pengantar teknik dan perencanaan transportasi. Erlangga.

Mulyono, A. T. (2007). Teknologi Rekayasa Jalan. Yogyakarta: Beta Offset.

Nasution, H. M. N. (2008). Manajemen transportasi. Ghalia Indonesia.

Papa, E., Silva, C., te Brömmelstroet, M., & Hull, A. (2016). Accessibility instruments for planning practice: A review of European experiences. Journal of Transport and Land Use, 9(3), 57-75. https://doi.org/10.5198/jtlu.2015.585

Pemerintah Kota Serang. (2026). Proyek Jalan Strategis di Serang Baru Dapat Pendampingan Kejaksaan, Progres Capai Tahap Betonisasi. PPID Kota Serang.

Petráš, M., & Kv?to?, V. (2022). Spatial patterns of transport accessibility and traffic load in Czechia: Towards a typology of the new road infrastructure impacts. Journal of Maps, 18(1), 33-42. https://doi.org/10.1080/17445647.2022.2035265

Preston, J., & Rajé, F. (2007). Accessibility, mobility and transport-related social exclusion. Journal of Transport Geography, 15(3), 151-160. https://doi.org/10.1016/j.jtrangeo.2006.05.002

Paulia, D. E., & Fahrudin. (2025). Strategi Penanggulangan Dampak Pembangunan Jalan Tol terhadap Sosial dan Ekonomi Masyarakat Lokal. Journal of Trends Economics and Accounting Research, 5(4).

Prapti, R. L., Suryawardana, E., & Triyani, D. (2015). Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur Jalan terhadap Pertumbuhan Usaha Ekonomi Rakyat di Kota Semarang. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 17(2), 82–103.

Siallagan, C. S. J., Marbun, S. F., & Damanik, M. R. S. (2025). Analisis Dampak Pembangunan Jalan Tol Kutepat terhadap Aktivitas Ekonomi dan Interaksi Sosial Masyarakat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1).

Sumaryoto. (2010). Dampak Keberadaan Jalan Tol terhadap Kondisi Fisik, Sosial, dan Ekonomi Lingkungannya. Journal of Rural and Development, 1(2), 161–168.

Supartini, N., Arifin, H. S., & Panuju, D. R. (2025). Dampak Pembangunan Jalan Tol Soreang–Pasirkoja terhadap Kondisi Ekonomi dan Lingkungan di Wilayah Sekitarnya. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan pemodelan transportasi. ITB.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development (12th ed.). Pearson.

van Wee, B., & Geurs, K. (2011). Discussing equity and social exclusion in accessibility evaluations. European Journal of Transport and Infrastructure Research, 11(4), 350-367. https://doi.org/10.18757/ejtir.2011.11.4.2940

Weko Indira Romanti Aulia, Adris Ade Putra, & Minson Simatupang. (2025). Konektivitas Jalan, Aksesibilitas fungsional, dan kualitas Ruang kota: studi komprehensif di kawasan Urban: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 604–607. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1636

Warpani, S. (2002). Pengelolaan lalu lintas dan angkutan jalan. ITB.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/case-study-research-and-applications/book250150

Hapsari, M. A. (2024). Studi Literatur: Peran Manajemen Konstruksi Dalam Penanganan Keterlambatan Proyek Konstruksi. Journal of Disaster Mitigation and Civil Engineering Research, 2(2), 13–20.

Purnomo, A., Kipli, S., Lingkungan, P., Teknis, P., & Jalan, P. (1999). Faktor kendala penerapan pengelolaan lingkungan pada perencanaan teknis pekerjaan jalan di indonesia. 9–22.

Wahyuningsih, N., Lodan, K. T., Dompak, T., & Salsabila, L. (2024). Peran pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur jalan di kota batam. 4(1), 17–22.

Downloads

Published

2026-06-02

Issue

Section

Articles