Analisis Pengaruh Identitas Orang Kuat Lokal (Local Strongmen) pada Pilkada Kabupaten Lebak Tahun 2018 : Studi Kasus Iti-Ade Melawan Kotak Suara Kosong

Authors

  • Azhar Fadilah Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Fikri Aminudin Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.37950/joc.v2i1.363

Keywords:

democracy, lokal strongmen, public figure

Abstract

Abstract:

Democracy is a political activity that guarantees the rights of all levels of society. One of the goals of democracy is to elect candidates for regional heads based on personal opinions and beliefs. n the implementation of the democratic system in Lebak Regency, it cannot be denied that the influence of community leaders as local strongmen is a strong actor behind the scenes for the election of regional headcandidates. We try to research and analyze what phenomena actually happened in Lebak Regency, causing an election event against an empty box. With the event of an election against an empty ballot box, this shows the decline of the democratic system that runs in an area. Our group is trying to find out how strong the influence of community leaders in Lebak Regency is and their indications of the course of the general elections for regional heads in the Lebak Regency area.

Keywords: democracy, lokal strongmen, public figure

 

Abstrak:

Demokrasi merupakan kegiatan politik yang menjamin hak-hak semua lapisan masyarakat. Tujuan dari adanya demokrasi salah satunya adalah untuk memilih calon kepala daerah berdasarkan pendapat dan keyakinan pribadi. dalam penjalanan sistem demokrasi yang ada di Kabupaten Lebak tidak dapat dipungkiri bahwa pengaruh Tokoh masyarakat sebagai lokal strongmen merupakan aktor kuat di balik layar atas terpilihnya calon pasangan kepala daerah. Kami mencoba untuk meneliti dan menganilisa fenomena-fenomena apa yang sebenernya terjadi di kabupaten lebak sehingga menyebabkan adanya peristiwa pemilu melawan kotak kosong. Dengan adanya peristiwa pemilu melawan kotak suara kosong, hal tersebut menunjukan kemunduran dari sistem demokrasi yang berjalan disuatu daerah. Kelompok kami mencoba untuk mencari tahu seberapa kuat pengaruh dari tokoh masyarakat yang ada di kabupaten lebak dan indikasi mereka terhadap jalannya pemeilihan umum kepala daerah di wilayah kabupaten lebak.

Kata Kunci: demokrasi, lokal strongmen, tokoh masyarakat

References

Alwi, A. M., & Erowati, D. (2019). ANOMALI PARTAI POLITIK (Studi Komparatif Munculnya Calon Tunggal dalam Pilkada Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak Tahun 2018). Journal of Politic and Government Studies, 9(01), 81-90.

Argenti Gili. CIVIL SOCIETY, SHADOW STATE DAN LOCAL STRONGMEN DALAM KAJIAN POLITIK LOKAL. Jurnal Cosmogov, Departemen Ilmu Pemerintahan UNPAD, Jurnal Vol 4, No 1, Maret 2018

Khodijah, S., & Subekti, V. S. (2020). Dinamika Pembangunan Koalisi Partai Politik Pengusung Calon Tunggal Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Lebak Tahun 2018. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 19(2), 177-187.

Mahpudin, M. (2020). Konflik Pemilu: Dinamika Sengketa Calon Perseorangan dalam Kontestasi Elektoral di Kabupaten Lebak. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(2), 98-117.

Mahpudin, M. (2021). Memilih Untuk Tidak Memilih: Protest Voting Dalam Pemilu Lokal di Kabupaten Lebak, Banten. Inovasi, 18(2), 237-249.

Susanti, C. (2020). Calon Tunggal Dan Orang Kuat Lokal (Studi Kasus Fenomena Calon Tunggal Dalam Pemilihan Langsung Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak Tahun 2018) (Bachelor's thesis, Fisip UIN Jakarta).

Undang-undang negara republik indonesia di akses melalui dpr.go.id

Downloads

Published

2023-05-31

Issue

Section

Articles